![]() |
| Sumber: Pixabay.com |
Fast food atau makanan cepat saji adalah makanan yang disiapkan dalam waktu yang singkat dan siap dikonsumsi. Makanan ini sering menjadi pilihan saat jam makan siang karena dianggap praktis. Restaurant fast food pun semakin menjamur di daerah perkotaan untuk memudahkan para konsumennya.
Seiring berjalannya waktu, fast food ternyata semakin digemari. Kepopuleran fast food diiringi dengan bahaya yang ditimbulkan oleh makanan yang satu ini. Makanan jenis ini mengandung banyak lemak dan garam yang jika masuk ke dalam tubuh akan menjadi sumber penyakit. Kandungan kalori di dalamnya juga terbilang tinggi. Fast food juga mengandung pengawet yang tentunya membahayakan kesehatan. Kandungan serat pada makanan ini sangat kecil, padahal serat itulah yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.
Walaupun terkadang makanan praktis ini menyisipkan sayur pada menu makanannya, hal ini tidak berpengaruh besar. Sayur yang dimasukkan ke dalam menu makanan tersebut biasanya sedikit. Kandungan lemak dan garam yang terkandung didalamnya tidak terlalu diperlukan tubuh, sehingga perlu dikurangi.
Penelitian membuktikan bahwa orang yang mengkonsumsi makanan jenis ini secara berlebihan akan mengalami obesitas. Kenaikan berar badan akan terjadi secara drastis. Tekanan darah serta kolesterol berada diatas batas normal, dan akan memicu penyakit jantung. Makanan ini juga memicu penyakit diabetes jika dikonsumsi berlebihan.
Dilihat dari gaya hidup masyarakat saat ini yang serba praktis, mengkonsumsi fast food secara berlebihan akan membawa dampak tidak baik bagi tubuh. Semakin sedikit gerak yang dilakukan, maka kalori yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan ini tidak akan terbakar sepenuhnya.
Seiring banyaknya masyarakat yang gemar mengkonsumsi makanan ini, membuat masakan rumahan semakin ditinggalkan. Hal ini menyebabkan beberapa rumah makan yang awalnya menyediakan makanan rumahan beralih untuk menyajikan makanan yang cepat saji pula.
Makanan rumahan sebenarnya lebih sehat, karena biasanya tidak menggunakan pengawet. Makanan rumahan juga biasanya tidak mengandung lemak dan garam yang berlebihan.
Mengkonsumsi fast food sekali-sekali tidak masalah, asalkan diimbangi dengan gerak tubuh yang cukup agar kalori yang berlebih segera terbakar. Minuman yang dipilih saat mengkonsumsi fast food alangkah baiknya air mineral, karena jika memilih minuman soda akan semakin menimbun kalori di dalam tubuh.

Komentar
Posting Komentar